Kamis, 10 Desember 2009

Kompress File MP3 dg MP3 Quality Modifier

Beberapa hari yang lalu, aku mendowngrade windows Vistaku menjadi XP. Soalnya ada beberapa program buat skripsiku yang gak bisa jalan di Vista. Aku pikir laptopku bakal baik2 aja setelah itu. Eh...kok ya ternyata bis didowngrade, laptopku gak bisa ngeluarin suaranya. Hiks... Padahal driver audionya udah kuinstall tapi kok selalu gagal. Hmm, padahal kalo nggak dengerin winamp kan jadi boring nich.

Setelah mencari beberapa hari drivernya ndak ada yang cocok, akupun jadi puyenk juga. So, kubiarin dulu deh laptopku membisu seperti itu. Tapi, ku juga ndak bisa kalo ndak denger suara2 yang menemaniku mengetik. Nah, aku pun akhirnya mencoba mencari software untuk mengkompress file mp3 agar bisa lebih ringan. Sehingga aku tetep bisa denger mp3 lewat hapeku yang kebetulan kapasitas memorinya sedikit.

Software ini cukup mudah penggunaannya. Setelah kita klik 2x nama programnya maka akan keluar jendela seperti ini,

Setelah itu, klik 'add file' untuk memasukkan file mp3 yang akan kita kompress. Atur berapa  'rate dan frekuensi' yang kita inginkan. Setelah itu barulah kita 'start process'.
Yippie... file mp3 kita pun bisa berukuran lebih kecil dari semula. Sekarang tuh file bisa dimasukin ke hape yang kapasitas memorinya kecil. Nah, selamat mencoba.
Silahkan download softwarenya di sini.

Rabu, 02 Desember 2009

Memutus Silaturrahim

Di antara fenomena yang marak di masyarakat dewasa ini adalah pemutusan silaturrahim, baik terjadi di internal keluarga maupun dengan kalangan kerabat. Apa sebenarnya penyebab terjadinya pemutusan silaturrahim tersebut? Apa pula solusinya?

 Sebab-Sebab Terjadinya Pemutusan Silaturrahim
1. Ketidaktahuan akan akibat-akibat memutuskan silaturrahim, baik akibat yang segera muncul atau pun yang kelak akan terjadi.

2. Ketidaktahuan akan keutamaan menyambung silaturrahim, baik keutamaan yang segera akan diperoleh atau pun yang kelak akan diperolehnya.

3. Lemahnya ketakwaan seseorang dan kurang kuat agamanya

Ungkapan Perpisahan Dalam Bahasa Jepang

Tiap ada pertemuan pastinya ada perpisahan. Kali ini kita akan belajar beberapa ungkapan yang digunakan ketika berpisah.

Mohon Pamit
Permisi. Shitsurei shimasu.
Sampai nanti. Dewa, mata.
                     Jaa, mata.
                     Jaa ne/Mata ne.
Selamat jalan. Sayoonara.

Apa Kabar (Dalam Bahasa Jepang)

Ayo, belajar bahasa Jepang lagi. Kali ini kita akan mempelajari masalah ungkapan-ungkapan bahasa Jepang yang digunakan saat ketemu sama teman.

Menanyakan Kabar :
Apa kabar? O-genki desu ka? kalo yang informal Genki?
Catatan : "O-genki desu ka", nggak digunakan buat seseorang yang sering kita temui. "Genki?" (dengan intonasi ke atas) digunakan dalam situasi informal atau santai.

Cara Menghitung Porositas dan Densitas



Untuk menghitung besarnya porositas sebuah pellet, digunakan rumus seperti di bawah ini :






dimana,
Ms = massa sampel basah di udara yaitu (massa piknometer dan sampel basah) dikurangi massa piknometer kosong
Md = massa sampel kering di udara yaitu (massa piknometer dan sampel kering) dikurangi massa piknometer kosong
Mi = massa di dalam zat cair yaitu (massa piknometer dan sampel dan penuh air) dikurangi (massa piknometer dan air)

Maka data yang nanti akan diperoleh adalah
massa piknometer kosong, massa piknometer+sampel kering, massa piknometer kosong+sampel basah, massa piknometer penuh air, dan massa air+piknometer+sampel.

Sedangkan untuk menghitung besarnya densitas sebuah pellet, digunakan rumus berikut :

Selasa, 01 Desember 2009

Ternyata Orang Cacatlah Obatnya

Obat dokter tidak bisa menyembuhkannya,
mengapa justru orang cacat itu yang bisa
menyembuhkan penyakitnya...?
      
       Pak Hasan, adalah jama'ah dari embarkasi Surabaya . Ia dan istrinya berangkat ke Mekkah kebetulan pada tahap gelombang ke dua. Artinya mereka datang dari Indonesia langsung ke Mekah terlebih dahulu, baru kemudian ke Madinah.
      
       Kondisi pak Hasan ketika berangkat memang agak sakit. Batuk pilek setiap hari. Sampai dipakai berbicara saja tenggorokannya sudah terasa sakit. Batuk pilek yang semacam itu memang membuat badan begitu capek lunglai. Semua persendian terasa sakit. Sehingga menjadikan tubuh menjadi malas untuk diajak beraktivitas.
      
       Beberapa kali pak Hasan diobati oleh dokter kloternya. Tetapi tetap saja sakitnya tidak bisa sembuh. Rasanya semua macam obat yang berhubungan dengan penyakitnya sudah ia minum. Tetapi tetap saja badan lunglai, kepala pusing bahkan batuknya tidak pernah berhenti. Badan dengan kondisi semacam itu, mengakibatkan pak Hasan sehari-harinya berdiam diri saja di hotel. Beberapa kali istrinya mengajaknya ke masjidil Haram, tetapi rupanya tubuh pak Hasan tidak bisa diajak kompromi, ia malas untuk pergi ke masjid.

Kuanggap Hina Para Penindasmu

Janganlah putus asa
Karena dibalik ketidakadilan di dunia ini
dibalik persoalan,
dibalik awan-gemawan,
dibalik ether,
dibalik semua hal...
Ada suatu kekuatan yang tak lain
adalah seluruh keadilan,
segenap kelembutan,
semua keramahan,
segenap cinta kasih.

Kebenaran akan mengoyak kerudung airmata
yang menyembunyikan senyummu.
Saudaraku, kuucapkan selamat datang padamu
dan kuanggap hina para penindasmu!

Ibu...

Aku berangkat sekarang untuk membantai lawan
untuk berjuang dalam pertempuran.
Aku berangkat,bu, dengarlah aku pergi
Doakanlah agar aku berhasil.

Sayapku sudah tumbuh, aku ingin terbang.
Merebut kemenangan di mana pun adanya.
Aku akan pergi,bu, janganlah menangis
Biar ku cari jalanku sendiri.

Aku ingin melihat, menyentuh dan mendengar
Meskipun ada bahaya, ada rasa takut
Aku akan tersenyum dan menghapus air mata
biar kuutarakan pikiranku.

Aku pergi
mencari duniaku, cita-citaku
memahat tempatku, menjahit kainku.
Ingatlah
Saat aku melayari sungaiku,
aku mencintaimu, di sepanjang jalanku..